Archive Pages Design$type=blogging

Beban Listrik Jateng dan DIY Berkurang

YOGYAKARTA  – PT PLN Yogyakarta mengklaim  beban listrik  selama peringatan Earth Hour  (Hari Bumi) mengalami penurunan. Imbauan Gube...


YOGYAKARTA – PT PLN Yogyakarta mengklaim beban listrik selama peringatanEarth Hour (Hari Bumi) mengalami penurunan.
Imbauan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan HB X yang memerintahkan agar warga DIY memadamkan lampu dan meminimalisir penggunaan listrik selama 1 jam mulai pukul 20.30- 21.30 WIB memang sedikit membawa dampak beban listrik PLN pada jam-jam sibuk tersebut menjadi berkurang.
Humas PT PLN APJ Yogyakarta, Paulus Pardiman mengatakan beban PLN selama 1 jam Sabtu (19/3) malam memang mengalami penurunan. Meski tidak signifikan, tetapi penurunan tersebut menjadi indikasi bahwa sebagian warga DIY menepati surat edaran Sultan dan menyadari beban berat PLN selama ini. Meski peringatan Earth Hour selama ini terkesan seremonial belaka, tetapi setidaknya membawa dampak positif bagi penggunaan listrik di DIY.
“Meski sesaat, tetapi memang sedikit menggembirakan,” paparnya, kemarin. Selama peringatan Hari Bumi, PT PLN mencatat penurunan beban. Dalam catatan PLN, beban pada pukul 20:27 WIB sebesar 3391 MW dan pada menit selanjutnya terus mengalami penurunan. Pukul 20:30 WIB sampai dengan pukul 21:30 WIB, PLN terus mencatat pengurangan beban listrik yang dilakukan masyarakat. Pada menit ke 15 listrik berkurang 40 MW, menit ke 30 turun sekitar 120 MW dan menit ke 45 turun 208 MW.
“Beban terus menurun, pada menit ke 60 menjadi 254 MW,” katanya. PLN mencatat rata-rata penurunan beban listrik mencapai 63.5 MW. Dengan penghematan daya tersebut, maka rata-rata penghematan energi mencapai 38.87 MWh atau 0.88 persen. Kardiman mengklaim, total penghematan energi adalah 155.5 MWh atau 3.53 persen. Dengan demikian rata-rata saving BPP yang berhasil dicapai adalah Rp45.289.375.
“Total saving BPP yang ada adalah Rp181 juta,” ujarnya. Tren penurunan beban malam saat pelaksanaan earth hour dibandingkan dengan hari Sabtu dan Minggu terakhir sebenarnya relatif sama. Oleh karena itu, ia berharap kepada masyarakat agar mengurangi penggunaan listrik karena dengan mengurangi beban maka berarti masyarakat membantu program pemerintah. Sementara itu, dalam rangka memperingati earth hour, Hotel Sheraton Mustika Yogya juga turut serta dalam kegiatan tersebut.
Pada pukul 20.30 WIB hingga 21.30 WIB, kegiatan yang dilakukan masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni memadamkan lampu selama satu jam. “Kami mengganti lampu dengan menyalakan obor di halaman depan hotel yang membentuk angka 60 sebagai simbol 60 menit,” papar General Manager Hotel Sheraton Mustika, Muhammad Munir.

COMMENTS

Nama

AGAMA AUTOS BISNIS EKONOMI FOREX&SAHAM HUKUM KRIMINAL INTERNATIONAL LIFE STYLE MISTERI NASIONAL NETIZEN POLITIK SPORTS TEKNOLOGI TRAVEL UFO ALIEN
false
ltr
item
TOP KONTROVERSI: Beban Listrik Jateng dan DIY Berkurang
Beban Listrik Jateng dan DIY Berkurang
https://3.bp.blogspot.com/-aHF5G4rVHQg/Vu92Z3559MI/AAAAAAAAAQo/F8n639B18f8Jmo8uiqtxbDciTiQ0t7Guw/s640/beban-listrik-jateng-dan-diy-berkurang-oCrY70qGEj.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-aHF5G4rVHQg/Vu92Z3559MI/AAAAAAAAAQo/F8n639B18f8Jmo8uiqtxbDciTiQ0t7Guw/s72-c/beban-listrik-jateng-dan-diy-berkurang-oCrY70qGEj.jpg
TOP KONTROVERSI
http://www.kontroversi.top/2016/03/beban-listrik-jateng-dan-diy-berkurang.html
http://www.kontroversi.top/
http://www.kontroversi.top/
http://www.kontroversi.top/2016/03/beban-listrik-jateng-dan-diy-berkurang.html
true
1529246797247278176
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago