Archive Pages Design$type=blogging

Demi alasan penghematan anggaran, 1 Juta PNS siap jadi target pemecatan

JAKARTA  - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) berencana akan melakukan rasio...


JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) berencana akan melakukan rasionalisasi jumlah PNS. Rencana ini sesuai dengan program pembangunan infrastruktur dan pemangkasan anggaran yang dilakukan oleh pemerintah.
Rasionalisasi ini tidak hanya dilakukan pada pemerintah pusat. Menurut Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB, Herman Suryatman, pemerintah daerah justru menjadi target utama karena telah menghabiskan 50 persen anggaran daerah untuk belanja pegawai.

Distributor listrik tenaga surya
Rencana ini pun dipastikan akan diterapkan sama rata antara pemerintah pusat dan daerah. Aturan ini kini masih tengah dipersiapkan melalui Peraturan Menteri PAN-RB tentang percepatan pemetaan Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Aturannya sama, tidak ada yang berbeda. Sama antara pusat dan daerah," kata Herman kepada Wartawan di Jakarta.
Rasionalisasi ini ditargetkan akan menyasar 1 juta PNS pada seluruh daerah di Indonesia. Ditargetkan, rencana ini dapat menghemat anggaran untuk dapat digunakan pada pembangunan infrastruktur.
"Rasionalisasi bisa dilakukan melalui pensiun dini atau mekanisme lainnya. Ini yang sedang kita kaji," jelasnya.

 Pemerintahan Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo ternyata tidak main-main dalam melakukan penghematan anggaran. Setelah melakukan pemangkasan anggaran hingga Rp50 triliun, kini 1 juta PNS siap 'dipecat' dalam kurun waktu hingga tahun 2019 mendatang. Aturan tersebut kini tengah dipersiapkan melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mengenai percepatan pemetaan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Menurut Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB, Herman Suryatman, Peraturan Menteri (Permen) tersebut kini masih berada pada tahap finalisasi pembahasan. Ditargetkan, pembahasan Permen ini akan selesai menjelang akhir tahun 2016 mendatang.
"Permennya sudah dalam tahap finalisasi. Sebentar lagi selesai," kata Herman kepada Wartawan
Apabila Permen ini telah ditandatangani, lanjutnya, maka upaya penilaian akan mulai dilakukan pada tahun 2017 mendatang. Ditargetkan, akan terdapat pengurangan PNS hingga 1 juta pegawai hingga tahun 2019 mendatang.
Penilaian ini nantinya akan dilakukan secara berjenjang oleh pemerintah daerah. Apabila terbukti terdapat PNS yang 'malas' selama menjadi pegawai, maka PNS tersebut akan segera 'dipecat' atau dipensiunkan lebih awal.
"Sistem penilaiannya melalui pemerintah daerah. Nanti yang tanda tangan aturan rasionalisasinya ya pimpinannya di daerah. Kita hanya memfasilitasi aturannya," lanjutnya.
Namun, saat ini pemerintah belum dapat memastikan periode penilaian kinerja PNS. Hal ini pun saat ini masih berada dalam tahap pembahasan.
"Kita tidak ingin ada kesalahan penilaian. Kita akan kerja sama dengan pemerintah daerah. Tapi penilaiannya apakah dari tahap awal dia jadi PNS atau tidak, ini masih jadi pembahasan dalam Peraturan Menteri yang akan segera diterbitkan," ungkapnya.
Untuk diketahui, kebijakan ini dilakukan untuk menghemat anggaran pemerintah daerah. Pasalnya, 50 persen anggaran pemerintah daerah ini kini telah digunakan untuk belanja pegawai.
"Kalau begitu kapan bangun infrastrukturnya kan. Jadi harus dilakukan rasionalisasi," tutupnya.



   




COMMENTS

Nama

AGAMA AUTOS BISNIS EKONOMI FOREX&SAHAM HUKUM KRIMINAL INTERNATIONAL LIFE STYLE MISTERI NASIONAL NETIZEN POLITIK SPORTS TEKNOLOGI TRAVEL UFO ALIEN
false
ltr
item
TOP KONTROVERSI: Demi alasan penghematan anggaran, 1 Juta PNS siap jadi target pemecatan
Demi alasan penghematan anggaran, 1 Juta PNS siap jadi target pemecatan
https://4.bp.blogspot.com/-Td_ZHZJFdJY/V0kYHNBzcwI/AAAAAAAACE0/15eovoXfrs0Fti35zcONGxtCPg3iwhv2wCLcB/s640/182259_623744_PNS_Malut_Post_d.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-Td_ZHZJFdJY/V0kYHNBzcwI/AAAAAAAACE0/15eovoXfrs0Fti35zcONGxtCPg3iwhv2wCLcB/s72-c/182259_623744_PNS_Malut_Post_d.jpg
TOP KONTROVERSI
http://www.kontroversi.top/2016/05/demi-alasan-penghematan-anggaran-1-juta.html
http://www.kontroversi.top/
http://www.kontroversi.top/
http://www.kontroversi.top/2016/05/demi-alasan-penghematan-anggaran-1-juta.html
true
1529246797247278176
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago